RSS

Khutbah Terakhir Baginda

24 Mar

(Lembah Uranah, Arafat, 9 Dzulhijjah, 10 H)
 
 
 Wahai manusia, dengarkanlah dengan sungguh-sungguh,
 karena aku tidak tahu
 apakah setelah tahun ini, aku masih akan berada di
 antara kalian. Karena itu
 dengarkanlah dengan seksama apa yang akan
 kusampaikan, dan sampaikan
 kata-kata ini kepada orang-orang yang tidak dapat
 hadir di sini hari ini.
 
 Wahai manusia, sama seperti kamu menganggap bulan
 ini, hari ini, dan tempat
 ini sebagai suci, perlakukanlah hidup dan harta
 setiap muslim sebagai hal
 yang suci. Kembalikanlah barang yang dipercayakan
 padamu kepada pemiliknya
 yang sah. Jangan sakiti seseorang sehingga tidak ada
 yang akan menyakitimu.
 Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan bertemu
 Tuhanmu, dan bahwa DIA akan
 benar-benar menghitung amal ibadahmu. ALLAH telah
 melarang kamu mengambil
 riba (bunga uang) dan karena itu sejak saat ini
 semua kewajiban bunga uang
 harus dihapuskan. Tetapi, modal pokokmu adalah
 milikmu yang boleh engkau
 simpan. Janganlah kamu menyebabkan atau menderita
 karena ketidakadilan.
 ALLAH telah memutuskan bahwa tidak ada bunga uang
 dan bahwa semua bunga uang
 yang terhutang dari Abbas Ibn' Abdul Muthalib sejak
 saat ini harus
 dihapuskan. Setiap hak yang timbul dari pembunuhan
 dalam masa pra-Islam
 hapus sejak saat ini dan hak pertama yang aku
 hapuskan adalah yang berasal
 dari pembunuhan Rabiah ibn Al-Haritibn.
 
 Wahai manusia, tidak beriman orang-orang yang
 mempermainkan aturan untuk
 menghalalkan yang telah dilarang oleh ALLAH, dan
 untuk melarang yang sudah
 diizinkan ALLAH. Dengan nama ALLAH, terdapat dua
 belas bulan (dalam
 setahun). Empat diantaranya suci. Tiga dari empat
 bulan ini berturut-turut,
 dan satu terletak diantara bulan Jumada dan Sha'ban.
 
 Hati-hatilah terhadap setan demi keselamatan
 agamamu. Dia telah kehilangan
 semua harapan untuk dapat menjerumuskanmu dalam
 kesalahan-kesalahan yang
 besar, karena itu hati-hatilah agar tidak
 mengikutinya dalam hal-hal kecil.
 
 Wahai manusia, benar bahwa kamu memiliki hak-hak
 tertentu atas
 wanita-wanitamu, tetapi mereka juga punya hak-hak
 atas engkau. Ingatlah
 bahwa kamu mengambil mereka sebagai istrimu hanya
 dengan kepercayaan ALLAH
 dan dengan izinNYA. Jika mereka mematuhi hak-hakmu
 maka mereka berhak atas
 makanan dan pakaian yang diberikan dengan kebaikan.
 Perlakukanlah
 wanita-wanitamu dengan hormat dan baik karena mereka
 adalah pasangan dan
 penolongmu yang setia. Dan menjadi hakmu untuk
 menentukan agar mereka tidak
 berkawan dengan orang-orang yang tidak engkau
 setujui, dan agar mereka tidak
 menjadi nakal.
 
 
 Wahai manusia, dengarkan aku dengan sungguh-sungguh,
 beribadahlah kepada
 ALLAH, shalatlah lima waktu dalam sehari, puasalah
 dalam bulan Ramadhan, dan
 berikanlah hartamu dalam bentuk zakat. Kerjakan haji
 jika kamu mampu. Semua
 manusia berasal dari Adam dan Hawa, seorang Arab
 tidak memiliki kelebihan
 diatas non-Arab, dan seorang non-Arab tidak memiliki
 kelebihan diatas Arab;
 juga seorang putih tidak memiliki kelebihan diatas
 seorang hitam, tidak juga
 seorang hitam memiliki kelebihan atas orang putih,
 kecuali dalam ketakwaan
 dan ibadahnya. Camkanlah bahwa setiap muslim adalah
 saudara bagi setiap
 muslim dan bahwa umat Islam merupakan suatu
 persaudaraan. Tidak boleh harta
 seorang muslim menjadi hak seorang muslim lain
 kecuali jika sudah diberikan
 secara suka rela dan ikhlas. Karena itu, jangan
 lakukan perbuatan tidak adil
 pada dirimu sendiri.
 
 Ingatlah, suatu hari kamu akan berhadapan dengan
 ALLAH dan
 mempertanggungjawabkan tindakan-tindakanmu. Karena
 itu, berhati-hatilah,
 jangan keluar dari jalan kebenaran setelah aku
 tiada.
 
 Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan
 datang sesudahku dan
 tidak ada agama baru yang akan lahir. Karena itu,
 wahai manusia, berpikirlah
 dengan baik dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan
 kepadamu. Aku
 tinggalkan dua hal: Al Quran dan Sunnah,
 contoh-contoh dariku; dan jika kamu
 ikuti keduanya kamu tidak akan pernah tersesat.
 
 Semua yang mendengarku harus menyampaikan
 kata-kataku kepada yang lain, dan
 orang-orang tersebut kepada yang lainnya lagi; dan
 semoga orang terakhir
 yang mendengarnya memahami kata-kataku lebih baik
 daripada yang mendengar
 dariku secara langsung. Ya ALLAH, jadilah saksiku
 bahwa aku telah
 menyampaikan pesanMU kepada hambaMU.
 
Leave a comment

Posted by on 24 March 2009 in Islamic, Renungan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: