RSS

Kebahagiaan

27 Feb

underw1

Kebahagiaan adalah suatu tingkatan keadaan dimana perasaan, pikiran dan tingkah laku sudah mencapai ketenangan, keseimbangan dan kepuasan atau sudah merasa cukup dengan keadaan dirinya.

Kebahagiaan adalah ketika ketika keinginan dan harapan menjadi nyata, tepatnya sesaat sebelum meningkat kepada ambisi dan haus dunia.

Kebahagiaan adalah Bilal bin Rabah, yang rela kesakitan demi menggumamkan ‘Ahad…’

Kebahagiaan adalah kesadaran akan keberadaan-Nya.

Kebahagiaan adalah apabila masih bisa bersyukur atas apapun yang diberi-Nya, dan memanfaatkannya di jalan-Nya.

Kebahagiaan adalah senyuman yang disapakan kepada semua.

Kebahagiaan adalah selama menyaksikan ibu-bapak tersenyum.

Kebahagiaan adalah ketika ketaatan mampu mengalahkan godaan.

 
6 Comments

Posted by on 27 February 2009 in Diary, Suara Hati

 

6 responses to “Kebahagiaan

  1. satria

    30 March 2009 at 1:18 am

    “orang yang bijak adalah orang yang pandai menempatkan sesuatunya pada tempat,
    orang yang bijak adalah yang pandai membaca kekurangan dan kelemahannya,
    dan orang yang bijak adalah orang yang tidak rakus atau serakah,

    karna orang bijak adalah orang yang pandai berterima kasih atas apa-apa yang diterimanya dari sebuah pemberian.

    maka tak ada kebahagiaan ang bisa menandingi bahagianya orang-orang bijak.

    karna orang-orang bijak tahu mana yang bermanfaat
    dan mana yang merugikan baginya,dan itulah kebahagiaan yang tiada tara karna tinggi derajatnya di hadapan manusia juga tuhan nya….”

     
  2. satria

    30 March 2009 at 1:20 am

    “orang yang bijak adalah orang yang pandai menempatkan sesuatunya pada tempatnya,
    orang yang bijak adalah yang pandai membaca kekurangan dan kelemahannya,
    dan orang yang bijak adalah orang yang tidak rakus atau serakah,

    karna orang bijak adalah orang yang pandai berterima kasih atas apa-apa yang diterimanya dari sebuah pemberian.

    maka tak ada kebahagiaan ang bisa menandingi bahagianya orang-orang bijak.

    karna orang-orang bijak tahu mana yang bermanfaat
    dan mana yang merugikan baginya,dan itulah kebahagiaan yang tiada tara karna tinggi derajatnya di hadapan manusia juga tuhan nya….”

     
  3. satria

    31 March 2009 at 12:17 am

    banyak yang mengira bahagia karna derajat,
    banyak pula yang tertipu bahagia karna harta,
    dan terlalu banyak yang berlomba mengejar keduanya.

    banyak yang mengira hidup bagai disurga ketika merasa banyak harta dan tinggi kedudukan nya,
    mereka lupa bahwa ada yang maha kaya,
    dan juga maha tinggi.
    mereka tak sadar bahwa dunia dan isinya ini telah memperdaya mereka hingga lupa jalan kemana mereka harus pulang kelak….

    lalu abadikah kebahagiaan mereka itu….???

     
  4. Na

    13 December 2010 at 10:22 am

    bahagia karna pandai bersyukur,,,
    Allah,,, bantu aku untuk tawakal dengan ketentuan Mu,,,

     
  5. Na

    13 December 2010 at 10:23 am

    Allah,,, bantu aku untuk tawakal dengan ketentuan Mu,,,

     
  6. muqaffa

    3 February 2011 at 10:37 am

    aamiin… terus bersabar dan berjuang… insyaAllah berhasil..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: