RSS

Perlu Perubahan

27 Jan

Raut wajah kecewa, sesal, sedih, bengong, menghiasi Skuad, Pembina dan Supporter (baca: Alumni) Passus Smansa, 25 Februari 2009 waktu senja.

“Setidaknya harus ada yang bisa kita bawa. Kita tidak boleh pulang tanpa ada yang bisa kita berikan untuk junior kita….”, kurang lebih itu kata Mba’ Ikke, Komandan XI.

Apa yang kita bawa, Kawan? Kalian sudah tahu itu. Inilah pelajaran bagi kita. Jangan meremehkan lawan, jangan merasa sudah cukup latihan, jangan sekali-kali tidak disiplin.

Dalam benakku, kalau kemarin kita menang, betapa kita akan semakin meremehkan, akan semakin merasa tidak perlu latihan keras, bahkan mungkin akan semakin sombong kita. Aku, juga supporter lain tak habis pikir, atas ‘isu’ yang beredar bahwa baru kali ini tak ada semangat untuk mengikuti lomba. Kesimpulan tak ada semangat atau minat ini muncul ketika (ternyata) tak pernah ‘lengkap’ saat latihan, hanya beberapa hari menjelang. Menurut akal sehat, apakah mungkin kita bisa memenangkan pertandingan hanya dengan latihan 3 hari?

Jelas kita perlu perubahan. Mari ubah mental kita. Hanya ‘siap juara’ saja tidak cukup. Perlu diimbangi dengan latihan keras, semangat kebersamaan yang tinggi. Sehingga, kalaupun tak mencapai hasil yang maksimal, kita masih bisa merasa puas dengan ‘keringat’ kita. Inilah mental ‘Juara’ sesungguhnya.

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2009 in Diary

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: